Mahasiswa Institut Teknologi Sawit Indonesia Ikuti Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PPMB) Di PTP Nusantara I
Medan, (ITSI) โ Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PPMB) merupakan sebuah program yang dilaksanakan untuk menjawab tantangan SDM BUMN dimasa yang akan datang, menciptakan SDM unggul dengan kompetensi yang mumpuni melalui Pemagangan di BUMN dan Mencetak SDM yang berdaya saing global.
Adapun tujuan dari PPMB yaitu menghadirkan sinergi melalui BUMN Hadir Untuk Negeri, Kandidat rekrutment untuk BUMN terkait, dan Menciptakan SDM yang berjiwa Entreprenuer sesuai dengan kebutuhan BUMN.
Institut Teknologi Sawit Indonesia bekerjasama dengan PTP Nusantara I kembali mengundang mahasiswa ITSI untuk mengikuti Program Magang Bersertifikat (PMMB) Batch II Tahun 2022 di PTP Nusantara I yang merupakan perwujudan program kementrian BUMN bertajuk BUMN Untuk Indonesia.

Mahasiswa ITSI yang telah dinyatakan lulus PPMB PTPN I atau Magang Generasi Bertalenta BUMN (MAGENTA BUMN) sebanyak 5 orang, terdiri dari 3 mahasiswa Prodi Budidaya Perkebunan dan 2 mahasiswa Prodi Teknologi Pengolahan Hasil Perkebunan. Adapun nama mahasiswa yang telah lulus dan menyelesaikan PPMB di PTPN I yakni Harun Nur Rasyid, Renaldi Pratama, Ary Sandi Kurniawan, Muhammad Ghofar Pratama dan Boby Irawan.
Kegiatan PPMB di PTPN I dilaksanakan selama 6 bulan dari tanggal 16 September 2022 s.d 16 Maret 2023. Agenda magang yang dilaksanakan mahasiswa ITSI selama mengikuti PPMB yakni dengan penempatan di unit kerja Kebun/Afdeling dan PKS. Adapun agenda magang di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Tanjung Seumantoh dan PKS Pulau Tiga diantaranya pembelajaran dan penempatan sebagai krani Kantor Manager, Mandor Laboratorium/ Quality Assurance, Mandor Pengolahan, Asisten Pengolahan. Sedangkan agenda magang di Kebun/ Afdeling Pulau Tiga, Cot Girek dan kebun Julok Rayeuk Utara adalah pembelajaran dan penempatan sebagai Krani, Mandor Panen, Mandor Satu, serta Asisten Tanaman.
Adapun harapan dan tujuan setelah mahasiswa ITSI mengikuti PPMB ini adalah agar mahasiswa dapat belajar dan mengembangkan diri melalui aktivitas di luar kelas perkuliahan, selain itu mahasiswa akan mendapatkan pengalaman kerja di industri/dunia profesi nyata selama 1-2 semester. Dengan pembelajaran langsung di tempat kerja mitra magang, mahasiswa akan mendapatkan hard skills maupun soft skills yang akan menyiapkan mahasiswa agar lebih mantap untuk memasuki dunia kerja dan karirnya.