Wisuda Alumni Ke II Institut Teknologi Sawit Indonesia Tahun 2023

it
itsi
Administrator
Oct 9, 2023 0 views 0 komentar

Medan, Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI) baru saja menggelar Wisuda ke II kepada 122 orang alumni tahun 2023 di Grand Ballroom 2nd Floor Grand Mercure Medan Angkasa jalan Sutomo No. 1 Perintis Kota Medan, Kamis (31/08/2023). ITSI merupakan Perguruan Tinggi milik BUMN Perkebunan yang bertransformasi dari Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Agrobisnis Perkebunan (STIP-AP) sejak 15 Desember 2021. Lulusan Institut Teknologi Sawit Indonesia sebagai sumber daya manusia bidang perkebunan lebih cepat terserap di dunia industri perkebunan, hal ini ditandai dengan banyaknya lulusan yang sudah bekerja bahkan sebelum diwisuda.

Rektor ITSI Bapak Aries Sukariawan, SP, MP dalam pidatonya pada Wisuda II 2023 ITSI menyampaikan, pada upacara wisuda kali ini meluluskan 122 wisudawan yang sekitar 33 di antaranya sudah diterima bekerja di perusahaan perkebunan khususnya kelapa sawit di berbagai wilayah di Indonesia. Bahkan ada beberapa wisudawan yang tidak bisa mengikuti prosesi wisuda karena sudah berada di Kalimantan dan lain sebagainya.

Tidak hanya di dunia perkebunan, lulusan ITSI juga mampu berkarier di berbagai bidang lain seperti pendidikan bahkan perbankan. Hal ini tentu merupakan prestasi bagi kampus yang fokus pada industri perkebunan dengan berbagai komoditi unggulan seperti sawit, kopi dan lainnya.

Pembicara kunci pada wisuda tersebut. Direktur PTPN 2, Bapak Ir. Irwan Perangin-angin menyampaikan, agar para lulusan ITSI mengisi dan berkiprah di dunia perkebunan nasional dan internasional. PTPN grup siap menjadi wadah berkarier para lulusan dan anak-anak muda, kepada orangtua agar mengizinkan anak-anaknya berkarier di luar daerah. Ia menjelaskan perkembangan PTPN grup yang kini masuk top ten perusahaan terbaik di Indonesia.

Walau masih di bawah Pertamina dan PLN, namun PTPN grup khususnya PTPN 2 punya potensi besar dengan Rp56 triliun pendapatan dan lama Rp6 triliun dalan kurun waktu tersebut. Rp1 triliun laba tersebut disumbang PTPN 2. Aspek kepintaran lulusan, lanjutnya, bukan hanya jadi indikator utama. Namun aspek akulak juga begitu dipertimbangkan untuk menjadi golden ticket bisa berkiprah di PTPN 2. Tapi kami yakin, ITSI yang terbaik dalam bidang perkebunan, terbukti lulusannya bahkan sebelum wisuda sudah berkarier di perusahaan-perusahaan besar di Indonesia,” pungkasnya.

Saat ini, menjadi bagian dari BUMN selain dari sisi kapasitas dan kapabilitas, juga dinilai dari integritas akhlaknya. 60 persen ialah penilaian akhlah, menjadikan kompetensi saja tidak cukup. Konsep akhlak itu yang dikembangkan dalam lingkungan perusahaan plat merah dengan AKHLAK yakni amanah, kompetensi, harmoni, loyal dan adaptif serta kolaboratif. Saat ini bahkan, sekitar 88 alumni ITSI sudah bergabung dan mengisi jabatan. 47 di antaranya menjadi asisten dan kepala sub bagian di PTPN 2. Ini merupakan prestasi dan ia mengingatkan jangan melupakan peran dan doa orangtua dalam kesuksesan kita berkarier.

Acara dilanjutkan dengan orasi ilmiah dibawakan Plt Deputi Bidang Klimatologi BMKG Bapak Dr Adhasena tentang perubahan iklim dan pengaruhnya terhadap perkebunan. Hingga naiknya suhu bumi. Ia mengarahkan, perkebunan menyesuaikan dengan iklim misalnya dengan perkelapasawitan berke- lanjutan.

Kepala LLDikti Wilayah I Sumut,Bapak Prof Dr Saiful Matondang. MA, PhD menyam- paikan, ia lebih mengapresiasi kampus dengan kekhususan seperti ITSI karena dinilai lebih mudah dikelola, berbeda dengan kampus lain dengan banyak prodi. Kampus vokasi dirasa lebih unggul dalam suatu bidang atau lebih fokus. Hadir dalam wisuda itu, pimpinan YPPY Adi Wijayanto, senat kampus, para mitra dan stakeholder dan segenap sivitas kampus.


Selain itu, diabacakan juga wisudawan terbaik dari masing-masing program studi, yaitu atas nama Rayhan Habib Naufal, S. S. T dari Prodi Budidaya Perkebunan, dan Muhammad Fauzan Ansyaqory Lubis, dari Prodi Teknologi Pengelolaan Hasil Perkebunan.