Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Gelombang Khusus dan Gelombang PMBK TA. 2023/2024
Medan, Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI) menggelar penerimaan mahasiswa baru (PMB) tahun akademik 2023/2024 untuk gelombang khusus dan gelombang PMBK, sehubungan tingginya minat masyarakat bergabung di kampus perkebunan ini.Gelombang khusus ini dibuka untuk mengakomodir keinginan calon mahasiswa untuk bisa berkuliah di ITSI. Sebenarnya masih banyak yang ingin mendaftar, namun kebijakan panitia ditutup setelah empat gelombang PMB sebelumnya, juga untuk memulai semester awal pembelajaran.jelas Rektor ITSI Aries Sukariawan, SP, MP di sela seleksi PMB tersebut di depan lapangan Wisma III LPP Agro Nusantara, Jalan Willem Iskander, Medan, Jumat (1/9).

Rektor ITSI menyampaikan, calon mahasiswa yang lulus dan sudah mendaftar dari gelombang I hingga IV pada PMB ITSI berjumlah sekitar 227 orang. Seleksi penerimaan mahasiswa ini sudah dimulai sejak awal 2023 hingga gelombang khusus ini. Tahun ini. ITSI juga menerima 270 calon mahasiswa penerima beasiswa dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) Kementerian Keuangan RI. Penerima beasiswa tersebut secara nasional berjumlah 2.000 orang dan 270 di antaranya ditempatkan di ITSI.

Program beasiswa BPDPKS ini, lanjutnya, juga hanya bisa diakses terbatas yakni dengan syarat diprioritaskan untuk calon mahasiswa dari keluarga pekebun atau anak karyawan di perkebunan kelapa sawit. Kuota mahasiswa tahun ini di ITSI yakni sekitar 540 orang dari berbagai jalur tersebut, tersebar dienam prodi yakni Budidaya Perkebunan, Teknologi Pengolahan Hasil Perkebunan, Agribisnis, Teknik Kimia, Sistem Informasi dan Proteksi Tanaman.Dalam waktu dekat, jelasnya, calon mahasiswa baru akan dikumpulkan untuk persiapan mengikuti awal semester perkuliahan yang akan diawali dengan orientasi budaya akademik di ITSI. Untuk gelombang terakhir ini, Sabtu (2/9) dilanjutkan dengan tes tulis, psikotes dan wawancara.

Diketahui, lulusan ITSI berpeluang besar untuk berkiprah dan berkarier di perusahaan perkebunan baik swasta dan negeri seperti BUMN PTPN grup. Sebelumnya pada Wisuda II 2023 ITSI, disampaikan sekitar 50 lulusan sudah berkarier di PTPN 2 dan beberapa di antaranya bahkan sudah menjadi kasubbag. “Harapannya, agar peluang ini terus berlanjut bahkan ditingkatkan. Ini sehubungan tingkat kepercayaan perusahaan perkebunan meningkat terhadap kualitas lulusan ITSI,” ungkap Rektor ITSI.
Panitia PMB. Bapak Pada Mulia Raja. SP., M.Si menyampaikan, pendaftar pada gelombang terakhir ini 36 orang, namun yang mengikuti seleksi sebanyak 21 orang. Rangkaian seleksi yang digelar di antaranya yakni uji postur, pengukuran tinggi dan berat badan, lompatan, lalu tes pull up, sit up, push up, lari sprint dan lari jarak jauh. Seleksi dilanjutkan dengan tes buta warna.
Rangkaian tes ini merupakan standar yang diperlukan untuk dunia kerja atau industri kelapa sawit. Artinya pertimbangan fisik juga diperlukan sebagai planters yang baik dan berkualitas. Rangkaian seleksi dipandu para dosen, staf dan mahasiswa senior ITSI.